Delay membuat pengulangan. Time adalah jarak waktu; Feedback bagian repeat yang dikembalikan untuk repeat berikutnya; Blend level campuran; Tone warna repeats. Pada tempo B BPM, quarter = 60.000/B ms, eighth = quarter/2, dotted eighth = quarter×0,75. Di 120 BPM, quarter 500 ms dan dotted eighth 375 ms. Tempo sync memilih durasi dari BPM, bukan Time manual sekaligus.
Digital sering lebih jelas, tape/analog memberi pewarnaan, ping-pong bergerak kiri/kanan bila output/routing mempertahankan stereo. Repeat yang menumpuk dapat menaikkan RMS/peak. Feedback besar tidak selalu memperpanjang tail secara musikal; dengarkan saat berhenti bermain dan saat chord baru masuk.
Reverb meniru pantulan/ruang. Room kecil, Hall lebih luas, Plate karakter tail halus, Shimmer menambahkan komponen berpitch. Decay panjang tail, Damping mengurangi tinggi pada tail, Pre-delay memberi jarak awal sebelum ambience, Width mengatur stereo, Blend keseimbangan. Pre-delay bukan latency device. Knob Decay normalized app bukan selalu nilai T60 dalam detik.
Ambience besar dapat mengaburkan artikulasi. Untuk mengevaluasi dasar lead, matikan delay/reverb dahulu, lalu tambahkan seperlunya. Mematikan pedal, menurunkan Blend, mengubah preset dan menjaga tails merupakan perilaku berbeda; spillover harus diuji, jangan dijanjikan dari kata reverb.
Tempo dan subdivisions
Dotted eighth itu berapa ms?
- Satu ketuk
- 500,0 ms
- Waktu delay
- 375,0 ms
- Panjang subdivision
- 0,75 ketuk
Mengganti tempo mengubah milidetik, sementara posisi echo relatif terhadap ketuk mengikuti subdivision. Delay yang tidak disinkronkan tidak otomatis mengikuti Tap.
Timeline visual selama empat ketuk. Garis penuh menandai ketuk dan titik menandai echo; tinggi echo hanya ilustrasi feedback. Tidak ada audio atau autoplay.