Fondasi → efek → rig
Belajar audio dari awal
Baca berurutan, atau langsung menuju pertanyaan yang sedang kamu pikirkan. Contoh dan eksperimen membantumu menghubungkan angka dengan suara.
Fondasi suara
Alur sinyal dan alur kontrol
Suara instrumen masuk ke audio interface, dikonversi menjadi digital, diproses rig, lalu dikonversi kembali untuk headphone, monitor, atau PA.
Gelombang, amplitudo, frekuensi, dan fase
Gelombang adalah perubahan nilai terhadap waktu.
dB, dBFS, dan penguatan
dB menyatakan perbandingan logaritmik, bukan angka keras-pelan yang berdiri sendiri.
Gain interface, Trim, dan clipping
Gain input interface biasanya mengubah penguatan analog sebelum konversi.
Pickup, bass aktif, dan impedansi
Pickup pasif perlu input yang cocok agar tidak terbebani sampai karakter frekuensinya berubah.
Sample rate, buffer, dan latency
Sample rate adalah jumlah sampel per detik, bukan frekuensi nada.
Membaca Peak, RMS, dan grafik frekuensi
Peak mengambil puncak magnitude dalam suatu interval.
Noise Gate dan Noise Reduction
Gate mengikuti level: suara cukup kuat membuka gate; saat level rendah, sinyal diredam.
Mengenal efek
Memahami Compressor
Compressor downward mengurangi gain bagian yang melewati threshold.
Limiter, Auto Swell, dan Volume
Limiter menahan peak pada posisinya.
Boost, Overdrive, Distortion, dan Fuzz
Drive adalah keluarga sekaligus nama knob.
Amplifier, Cabinet, IR, dan NAM
Preamp menguatkan/membentuk sinyal kecil.
EQ dan filter
EQ mengubah keseimbangan frekuensi, bukan mengubah nada dasar menjadi nada lain.
Delay dan Reverb
Delay membuat pengulangan.
Modulasi dan stereo
Chorus mencampur copy tertunda yang bergerak, memberi kesan double.
Octave, Synth, Arpeggiator, dan Stutter
Octaver menambah down/up voice bersama Dry.
Menyusun & mendengarkan
Routing serial, paralel, dan gain staging
Serial berarti output satu efek masuk ke efek berikutnya.
Menyusun karakter suara
Untuk lead worship atau praise, salah satu tujuan yang bisa dipilih adalah distorsi dominan tanpa clean dry yang terasa terpisah, not jelas, fizz terkendali dan sustain…
Membandingkan suara dengan benar
Gunakan sinyal asal DI sama, batas potongan sama dan volume playback yang mirip.
Menemukan penyebab masalah suara
Telusuri suara hilang, desis, sustain pendek, fizz kasar, dropout, dan masalah MIDI dari gejalanya ke tahap yang perlu diperiksa.
Latihan bertahap
Pertama dengarkan DI dan set input.