Sample rate adalah jumlah sampel per detik, bukan frekuensi nada. 48 kHz berarti 48.000 sampel/detik. Nyquist adalah setengah sample rate untuk sistem sampling ideal; filter nyata memerlukan wilayah transisi. 96 kHz tidak otomatis dua kali lebih bagus daripada 48 kHz. Bit depth berhubungan dengan resolusi amplitudo dan noise kuantisasi, bukan dengan tinggi nada.
Durasi satu buffer = jumlah sampel / sample rate × 1.000 ms.
| Buffer | Satu buffer pada 48 kHz |
|---|---|
| 64 | 1,33 ms |
| 128 | 2,67 ms |
| 256 | 5,33 ms |
| 512 | 10,67 ms |
Ini bukan round-trip latency gitar ke telinga. Totalnya dapat mencakup buffer input/output, driver/safety buffer, ADC/DAC, routing/resampling dan penundaan intrinsik efek. Di jalur serial, delay pemrosesan bertambah; cabang paralel dapat membutuhkan alignment. Echo musikal dari Delay bukan selalu keterlambatan awal jalur dry.
CPU yang lebih berat tidak otomatis menambah buffer pada setiap pedal. Jika pekerjaan selesai sebelum deadline, latency dapat tetap; jika gagal, bisa terdengar dropout/kresek. Mulai evaluasi pada 48 kHz/128 sampel, coba 64 jika stabil, dan naikkan bila diperlukan. Uji preset terberat serta perpindahan preset. Nilai driver bukan bukti pengukuran round trip lengkap.
Referensi konsep: Ableton — How Latency Works. Kalkulasi buffer bukan pengukuran latency total interface.
Rujukan untuk konsep
Kalkulator buffer dan jalur
Berapa waktu satu buffer dan apa yang belum termasuk?
- Satu buffer
- 2,667 ms
- Dua buffer
- 5,333 ms
- Total hipotetis
- 5,333 ms
N / sample rate × 1.000 memberi waktu satu buffer. Ukur round-trip perangkat untuk mengetahui latency nyata; angka di sini tidak menjamin buffer tertentu stabil.
Perkiraan dua buffer ditambah waktu yang kamu masukkan. Bukan pengukuran latency perangkat. Stability, safety buffer, dan jalur driver perlu diuji; diagram alur tidak memakai lebar blok sebagai durasi.