Peak mengambil puncak magnitude dalam suatu interval. RMS = sqrt(mean(x²)) menunjukkan level efektif/rata-rata energi pada jendela waktu. Peak menangkap petikan singkat; RMS membantu membaca kepadatan nada. RMS sinus dengan peak A adalah A/√2, sekitar 3,01 dB di bawah peak dengan referensi amplitudo yang sama. Konvensi meter RMS di produk lain dapat berbeda.
Overall Peak memantau gabungan seluruh sinyal. RMS per band menunjukkan energi berkelanjutan pada rentang frekuensi; Peak per band menunjukkan excursion sesaat setelah filter band. Peak FFT-bin, peak filtered band, dan overall waveform peak bukan hal yang sama.
Rigs menampilkan analisis 20 band, skala bersama −60 sampai 0 dBFS, RMS berupa garis dan Peak berupa batang/box dengan peak hold. Warna HIGH adalah peringatan headroom, bukan bukti clipping. Band overlap dan fase membuat angka band tidak dapat dijumlahkan begitu saja untuk mendapatkan Overall Peak. Band tertinggi bukan bukti tunggal penyebab overload atau alasan otomatis untuk memotong EQ.
Kurva EQ memperlihatkan perubahan yang diterapkan; spektrum memperlihatkan isi sinyal. Spektrum gitar tidak perlu datar. Gunakan meter untuk petunjuk, lalu dengarkan. Untuk membandingkan sebelum/sesudah, samakan frase, batas potongan, level dan titik pengukuran.
Rujukan untuk konsep
Peak versus RMS
Mengapa transient tinggi bisa memiliki RMS rendah?
- Sample Peak
- -6,02 dBFS
- RMS
- -9,03 dBFS
- Selisih Peak − RMS
- 3,01 dB
Sinus stabil memiliki RMS = Peak / √2, atau 3,01 dB di bawah Peak. Memperpanjang jendela dengan periode utuh tidak mengubah RMS sinus ini.
Peak dan RMS memakai referensi digital yang sama. Pulsa satu kali selama 2 ms: jendela lebih panjang menurunkan RMS, tetapi Peak tetap. Grafik bukan true-peak atau algoritma band native.